Festival Mane”e malam hari Beri Sensari Bagi Ribuan Pengunjung

banner 468x60

JURNALSWARA, Talaud – Ribuan masyarakat dari berbagai wilayah baik luar maupun dari dalam daerah memadati Pulau Intata, Desa Kakorotan, kecamatan Nanusa, Kabupaten Talaud, Sulawesi Utara, Rabu (25/5/2022).

Kedatangan para warga tersebut dalam rangka menghadiri Féstival Adat Mane’e yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten Kepulauan Talaud dalam hal ini Dinas Pariwisata dan Kebudayaan dengan mengambil tema ” Talaud Wonderland”.

Festival adat Mane’e adalah, upacara menangkap ikan secara tradisional dengan daun kelapa muda (janur) di laut oleh masyarakat Desa Kakorotan pada setiap pertengan bulan Mei, saat bulan purnama dan saat kesurutan air laut pada puncaknya.

Diketahui, kegiatan féstival adat Mane’e kali ini berbeda dari penyelenggara pada tahun- tahun sebelumnya. Dimana, untuk kali pertama pelaksanaannya diselenggarakan pada malam hari.

Sementara itu, Wakil Bupati Kepulauan Talaud Moktar Arunde Parapaga ( MAP) dalam keterangannya menyampaikan permohonan maaf, bahwa semestinya penyelenggaraan festival Adat Mane’e ini biasanya dilaksanakan pada siang hari.

” Namun, oleh karena dalam dua Minggu terakhir daerah kita begitu padat dengan kegiatan- kegiatan yang menghadirkan tamu negara dan provinsi , oleh karena itu tanggal pelaksanan kegiatan ini bergeser sampai pada saat ini,” kata Parapaga.

Menurutnya, karena hal tersebut maka kita kembali harus menunggu perubahan kondisi air laut menjadi surut kembali baru bisa diadakan kegiatan ini, dimana kita bisa melihat ikan-ikan yang sudah terperangkat dan siap untuk ditangkap walaupun hanya menggunakan tangan kosong saja.

” Semoga ditahun kedepan, pelaksanaan kegiatan ini benar-benar pada waktunya di saat puncak purnama kedua pada bulan Mei dan pada puncak surutnya air laut,” ucapnya.

Parapaga juga menjelaskan bahwa, kegiatan Mane’e ini yang dilaksanakan sesuai ritual adat Talaud sudah disesuaikan dengan kondisi alam berdasarkan warisan dari nenek moyang yang ada di kabupaten Kepulauan Talaud.

” Atas nama pemerintah daerah, Bupati Elly Engelbert Lasut menyampaikan permohonan kepada tamu undangan yang jika ada yang kurang berkenan pada pelaksanaan Mane’e ini,” ungkapnya.

Diharapakan pada pelaksanaan tahun depan, akan lebih banyak lagi pengunjung dan tamu yang akan datang, tetapi kalau bisa sebelum hari pelaksanannya sudah berada disini agar dapat benar-benar menikmati keindahan alam wilayah kepulauan Nanusa.

Festival Mane’e yang untuk pertama kali dilaksanakan malam hari.

” Terima kasih atas kunjungannya di tempat ini, biarlah ini menjadi penyempurnaan buat kami untuk pelaksanaan di tahun yang akan datang. Semoga Tuhan memberkati kita semua dan daerah yang kita cintai ini,” pungkasnya.

Terpantau media ini, meskipun pelaksanaannya lain dari biasanya yang kali ini dilaksanakan pada malam hari, dimana kondisi tempatnya gelap, namun antusias tamu pengunjung dan warga masyarakat untuk merasakan sensasi tangkap ikan pakai tangan kosong cukup tinggi.

Wabup dan Forkopimda hadiri festival Mane’e di Pulau Intata Kakorotan Kabupaten Kepulauan Talaud.

seperti yang diungkapkan salah satu kelompok pengunjung dari Melonguane, yang diwakili oleh Frendy dalam keterangannya kepada awak media mengatakan, biarpun suasana gelap karena di malam hari, namun itu tidak menyurutkan semangatnya untuk menangkap ikan dan merasakan sensasi pengalaman yang baru.

” Kami sudah beberapa kali hadiri pelaksananan kegiatan Mane’e, tapi baru kali ini pelaksanaannya pada malam hari. Namun karena hal tersebut, saya bersama teman-teman mendapatkan pengalaman yang baru. Karena kapan lagi bisa merasakan sensasi seperti ini. Ternyata, seru juga tanggap ikan pada malam hari,” katanya yang diiyakan oleh teman-temannya.  (Wem)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60