Warga Bitung Karangria Sindir Pekerjaan Drainase

Exif_JPEG_420
banner 468x60

JURNALSWARA, Manado –  Ungkapan “Hebat” dipertanyakan sebagian warga Kelurahan Bitung Karangria yang terkena imbas pembangunan dan pekerjaan drainase atau saluran air yang dilakukan oleh Dinas PUPR.

Pasalnya galian yang dikerjakan ternyata mulai mengancam keselamatan bukan hanya rumah tetapi juga warga yang setiap hari menggunakan akses jalan yang hampir 90 persen rusak akibat pekerjaan pembuatan drainase. Membuat warga terpaksa harus mencari jalan alternatif lainnya akibat galian yang sudah memakan tiga perempat bagian jalan utama di keluarahan Bitung Karangria mulai dari di depan TK Pertiwi hingga melewati Markas Koramil Tuminting.

Hanny salah satu warga yang terdampak pekerjaan drainase mempertanyakan kinerja pelaksana yang terkesan asal jadi dan kacau.

“Kan sudah ada pengalaman sebelumnya dengan  pekerja yang sempat tertimbun longsoran galian di ujung jalan bagian timur. Tapi tetap saja galian diteruskan tanpa memperhatikan aspek keselamatan semua pihak,’ ungkap Hanny, Jumat (20/5) pagi.

Pekerjaan pembuatan atau rehabilitasi saluran air yang sudah memakan hampir 90 persen badan jalan.

Sebelumnya dari penelusuran terkait didapati bahwa telah dilakukan pertemuan antara pihak Dinas PUPR, Pelaksana dan Pihak Gereja GMIM Petra Bitung Karangria soal galian di depan gereja yang sudah memakan hampir seluruh badan jalan.

Namun ternyata pekerjaan tetap dilanjutkan bahkan hingga menurunkan dua alat berat yang kemudian makin menimbulkan kecemasan warga lainnya.

“Waktu alat berat mulai menggali dan membongkar  aspal terasa goncangan sampai di badan rumah dan itu membuat kami khawatir rumah kami akan terkena dampaknya,” ujar Aneke yang bahkan mengaku mendukung dan memilih Angouw saat pemilihan lalu.

Rumah warga yang terancam pekerjaan galian saluran air di Kelurahan Bitung Karangria.

Mereka dan sebagian warga yang lain meminta Walikota turun langsung dan melihat kondisi pekerjaan bahkan segera memperbaiki pekerjaan agar mampu menjamin keamanan warga yang sehari-hari melalui jalan dimaksud.

“Jangan cuma dengar laporan, lihat langsung kondisinya, kami minta ada tindak nyata dari pimpinan daerah, sebab sampai hari ini sejak kasus tertimbunnya salah satu pekerja, pak walikota belum turun meninjau langsung kondisi pekerjaan dan situasi warga di sini,” pungkas Jerry warga lainnya. (030).

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60