Wabup Hadiri Launching Rumah Perdamaian Adhyaksa

Foto bersama usai launching rumah perdamaian Adhyaksa.
banner 468x60

JURNALSWARA, Talaud– Wakil Bupati Kepulauan Talaud Moktar Arunde Parapaga ( MAP) menghadiri Lounching Rumah Restorative Justice dari Kejaksaan Negri Talaud yang bernama Rumah Perdamaian Adhyaksa ” Wale Padarame Su Taroda” bertempat di kelurahan Melonguane, kecamatan Melonguane.

Pengadaan rumah restorative justice dalam rangka mendorong masyarakat agar dapat mengedepankan penyelesaian masalah secara damai Musyawarah mufakat hingga mencapai keadilan secara kekeluargaan dengan berpedoman pada peraturan jaksa Agung nomor 15 tahun 2020 tentang penghentian penuntutan berdasarkan keadilan restoratif.

Foto bersama usai launching rumah perdamaian Adhyaksa.

Wabup Parapaga dalam keterangannya menyampaikan, kami sebagai Pemerintah Daerah menyambut penuh syukur kehadiran Rumah Perdamaian Program Restorative Justice dari Kejaksaan Negeri Talaud. Dirumah ini azas kekeluargaanlah yang diutamakan.

” Kami Pemerintah daerah mengapresiasi kepada Kajari Talaud yang telah berinisiasi untuk membuat rumah Restorative Justice,” kata Parapaga.

Pembukaan acara launching rumah perdamaian Adhyaksa.

Menurutnya, ini merupakan langkah efektif dalam rangka membantu masyarakat dalam mencari keadilan yang mengalami permasalahan.

” Restorative Justice merupakan konsep keadilan yang mengedepankan rekonsiliasi dan pemulihan berbasis keutuhan terhadap korban pelaku dan lingkungan terdampak suatu tindak pidana,” ucapnya.

Semoga, apa yang menjadi niat baik Kejaksaan untuk bisa selalu bermanfaat untuk masyarakat yang ada di Kabupaten Kepulauan Talaud.

“Banyak yang perlu perhatian khusus mengenai trobosan hukum agar lebih dinamis tetapi tidak menghilangkan aturan hukum yang selalu di tegakkan,” pungkasnya.

Sementara Kepala Kejaksaan Negeri Kepulauan Talaud Bambang Supriyanto dalam keterangannya, berharap dengan hadirnya Rumah Restorative Justice di Kabupaten Kepulauan Talaud dapat mewujudkan kepastian dan kemanfaatan hukum yang memenuhi rasa keadilan bagi para pihak yang berperkara serta masyarakat.

Tamu dan undangan yang menghadiri launching rumah perdamaian Adhyaksa.

” Dengan dibentuknya Rumah Restorative Justice diharapkan para tokoh masyarakat, baik tokoh agama maupun tokoh adat, dapat lebih berperan aktif menjaga kedamaian dan keseimbangan di lingkungannya masing- masing. Dengan demikian, harmoni dalam masyarakat akan terpelihara sesuai dengan nilai luhur yang hidup dalam masyarakat Indonesia,” jelas Kajari.

Kegiatan ini turut juga dihadiri oleh perwakilan unsur Forkompinda Kabupaten Kepulauan Talaud dan dihadir juga secara virtual oleh Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Umum Fadil Zumhana serta Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara Edy Birton serta pihak kelurahan dan Kecamatan Melonguane. (Wem)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60