Puasa, Harga Sembako Tak Puasa

Foto sembako yg kini harganya mulai meroket. (Fot : Daria Shevtsova)
banner 468x60

JURNALSWARA, Talaud – Harga sembako di Kabupaten Kepulauan Talaud Di bulan Ramadan 1443 Hijriah mulai mengalami angka kenaikan harga. Namun masih bisa dijangkau oleh warga masyarakat pada umumnya.

Harga Sembako Di pasar Tradisional Kabupaten kepulauan Talaud di bulan puasa ini ada beberapa jenis sembako yang naik namun tidak signifikan .

kecuali harga Cabai yang menembus harga 100 ribu perkilo dari harga sebelumnya 50 ribu dan minyak goreng curah dijual harga 30 ribu perliter nya .

Motor mulai ikut naik harga

Dari pantauan Media ini Rabu (6/4), untuk harga sembako di pasar Tradisional Melonguane sebagai berikut .
Tomat Rp 20.000  naik Rp.5000 dari harga sebelumnya hanya 15 .000 rupiah . Untuk Bawang Merah dijual Rp 50,000 Rupiah naik 10, 000 dari harga sebelumnya 40.000 ribu . Untuk Bawang putih Rp 50.000 Rupiah naik 10,000 dari harga sebelumnya 40,000 rupiah .

Minyak goreng Curah : 30, 000 Rupiah perliter, Minyak goreng kemasan : 35 sampai 50 ribu, Gula Rp.16.000/Kg, Telur Rp.55.000/Baki, Beras Rp.12.000/Kg, Kedelai Rp.15.000/Kg, Jagung Rp.10.000/Kg, Jeruk Nipis Rp.20.000/Kg, Daging ayam Rp. 55.000/Kg, Daging sapi Rp. 110.000,-/Kg, Ikan segar Rp. 50.000/Kg.

Sementara itu salah satu pedagang di pasar tradisional Melonguane Jefry menjelaskan, untuk harga sembako yang menonjol saat ini hanya cabai yang dijual hingga 100.000 perkilo. Naik 60.000 dari harga jual sebelumnya 40.000 ribu per kilonya.

Foto sembako yg kini harganya mulai meroket. (Fot : Daria Shevtsova)

” Di bulan puasa ini, justru sepi pembeli. Sehingga mengalami penurunan pendapatan dari jutaan rupiah hingga menjadi ratusan ribu saja per hari,” jelasnya.

Ditambahkan Jefri, saat ini untuk pasokan sembako, kami masih tergantung pada pengiriman dari Manado. Otomatis
jika harga di manado naik , terpaksa kami juga akan menaiki harga sesuai pembelian dari sana. (Wem)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60