Polisi Amankan Pelaku Penganiayaan

Terduga pelaku penganiayaan yang berhasil diamankan polres Talaud
banner 468x60

JURNALSWARA, Talaud – Kejadian penganiayaan kepada seorang perempuan berinisial RB( 35) berprofesi sebagai Guru terjadi di salah salah Desa di Kecamatan Melonguane Timur, Rabu (6/4/).

Menurut korban RB, penganiayaan tersebut dilakukan oleh seorang lelaki yang menggunakan penutup wajah ( topeng). Sekitar Pukul 01.40. dini hari, saat korban bersama kedua anaknya sedang tiduran dikamar sambil bermain hp, tiba- Tiba muncul seorang lelaki menggunakan topeng dan langsung mencekik dibagian leher.

” Saya pun melakukan perlawanan dengan cara meremas alat kemaluan pria tersebut, hingga pelaku melepaskan cekikan di leher lalu melarikan diri melalui jendela kaca yang dipecahkan,” jelasnya.

Usai peristiwa tersebut, korban bersama dua anaknya meminta pertolongan ke tetangga sekitar. Korban mengalami luka memar di bagian leher sebelah kiri dan kanan serta luka di bagian siku tangan sebelah kanan.

Adapun ciri – ciri pelaku menurut korban yakni Laki – laki, memakai penutup wajah (topeng) berwarna hitam, kaos singlet warna putih, jins pendek (3/4) abu – abu, kurus, tinggi diperkirakan 163 cm, kulit sawo matang.

Menerima laporan warga, piket fungsi dan tim resmob Polres Talaud langsung menuju TKP, selanjutnya meminta keterangan dari korban. Pada saat di TKP, ditemukan sebuah sendal sebelah kanan berwarna merah bertuliskan “supreme”, selanjutnya dilakukan pengembangan.

Dari hasil pengembangan / informasi dari masyarakat bahwa diduga pemilik dari sandal tersebut adalah lelaki AA Alias Arvandi (22).

Usai menerima informasi tersebut, Tim Resmob Polres Kepl. Talaud menuju rumah dari lelaki AA Alias Arvandi (22). Selanjutnya personil mengkonfirmasi perihal kepemilikan sendal merah bertuliskan “supreme” tersebut kepadanya dan dirinya mengakui sebagai pemilik sendal tersebut.
Pelaku langsung dibawah ke Mapolres Talaud untuk dimintai keterangan.

Menurut Kapolres Kepulauan Talaud melalui Kasat Reskrim Iptu I Gusti Made Andre Adapun pengakuan awal dari Lelaki AA yang berprofesi sebagai nelayan, bahwa masuk ke rumah (TKP) melalui jendela samping rumah karena pintu rumah terkunci.

” Saat telah berada di dalam rumah dan hendak masuk ke dalam kamar, terkejut melihat korban dan langsung mencekik leher korban agar korban tidak berteriak. Usai mencekik korban, langsung melarikan diri melalui jendela,” jelasnya.

Saat ini pelaku telah berhasil diamankan di Mapolres Kepulauan Talaud dan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. (Wem)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60