Bahas Rute Miangas Nanusa Parapaga Kunjungi Dishub Propinsi

Wabup Talaud Moktar Arunde Parapaga.
banner 468x60

JURNALSWARA, Talaud– Wakil Bupati Kepulauan Talaud Moktar Arunde Parapaga ( MAP) di selah- selah tugas dan tanggung jawabnya menghadir kegiatan di Kantor Gubernur, meluangkan waktunya melakukan kunjungan ke Kantor Dinas Perhubungn Sulawesi Utara, pada waktu yang lalu.

Selain Wabup Parapaga, ikut juga Kepala Badan Pengelola Perbatasan (BPPD) Sulut Jeti Pulu. Kedatangan mereka disambut secara langsung oleh Kepala Dinas Perhubungan Sulut Izak Rey, bertempat di ruang kerjanya.

Wabup Talaud bertemu dengan Kadishub propinsi Sulut dan jajaran di Manado, Kamis (24/3).

Wabup Parapaga dalam keterangannya menjelaskan, pertemuan tersebut dalam rangka membahas permasalahan layanan rute angkutan Laut ke Pulau Miangas dan Nanusa.

” pada saat menghadiri pengukuhan Bunda Literasi, saya meminta waktu untuk melakukan pertemuan dengan pihak perhubungan, untuk membicarakan tentang permasalah di dua kecamatan tersebut,” kata Parapaga saat ditemui awak media, Kamis ( 24/3).

Wabup Talaud Moktar Arunde Parapaga.

Hal itu dikeranakan ada pengeluhan dari warga masyarakat Miangas dan Kepulauan Nanusa tentang permasalahan rute kapal yang hanya berakhir di Tahuna.

” Karena hal itu menurut warga menimbulkan pembengkakan biaya yang cukup besar. Sebab barang dari wilayah mereka harus dibongkar di Tahuna, dan jika mau diteruskan ke wilayah Bitung dan Manado harus dimuat lagi dengan kapal yang lain, sehingga hal itu menimbulkan beban biaya yang baru,” ucapnya.

Menurut Parapaga, hal yang paling penting sekarang ini adalah Kapal Feri yang melayani ke wilayah mereka untuk sementara tidak beroperasi karena sementara dalam perawatan dan sudah berlangsung dalam dua Minggu.

” Kita tau bersama wilayah Miangas dan Nanusa jika sudah dua Minggu tidak ada pelayanan kapal angkutan pasti mereka disana sudah kesulitan untuk mendapatkan bahan-bahan kebutuhan harian mereka,” ungkapnya.

Maka melihat hal tersebut, kami sebagai Pemerintah daerah memikirkan dan mencari jalan keluar tentang permasalahan tersebut. Maka berdasarkan hasil pertemuan tersebut, kami memutuskan akan mengambil jadwal deviasi agar pelayanan warga di dua tempat tersebut secepatnya dapat terlayani kebutuhan mereka.

” Kapal yang selesai melayani rute ke pulau Marore kabupaten Sangihe, itu akan dipindahkan untuk melayani kebutuhan warga di Pulau Miangas dan Nanusa, dan itu akan segera terlaksana dalam waktu dekat ini,” pungkas MAP. (Wem)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60