Ely Lasut Optimalkan Penggunaan Pupuk Majukan Pertanian Talaud

banner 468x60

JURNALSWARA Talaud– Pupuk merupakan salah satu bahan yang bisa membuat suatu tanaman bisa menjadi subur, apalagi bagi para petani terutama yang ada di Kabupaten Kepulauan Talaud yang sebagian masyarakatnya tergantung pada hasil bumi.

Bupati Elly Lasut saat panen jagung.

Mulai dari kelapa, cabe, tomat dan sebagainya yang berhubungan dengan petani, apalagi di daerah Kabupaten Kepulauan Talaud yang didominasi oleh banyaknya pohon kelapa. Pupuk menjadi suatu subjek yang bisa dikatakan sangat fital bagi para petani pohon kelapa.

Bupati Kepulauan Talaud Elly Engelbert Lasut ( E2L) dan Wakil Bupati Moktar Arunde Parapaga melalui Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian ( DKPP) Melkison Saweduling saat diwawancarai mengatakan pupuk sangat penting bagi petani, Senin (14/2).

“Itu dipakai agar Kedepannya pohon kelapa bisa subur dan hama-hama tidak bisa memakan dedaunan dari pohon kelapa tersebut, juga ada kelebihan lainnya, ” Jelasnya.

Ditempat yang sama Kepala Seksi pupuk pestisida dan alinstan Manopo Saweduling menjelaskan, sekarang ini untuk Talaud mendapat beberapa ton pupuk dengan berbagai jenis.

“Untuk pupuk organik cair ada 2700 liter, pupuk organik granur 100 ton, SP36 2 ton, NPK 15 ton dan ZA 145 ton,” Ujarnya.

Manopo menuturkan, untuk pupuk urea sendiri saat ini masih dalam tahap perekapan, karena ada kecamatan yang dihapus dari penerima pupuk urea.

“Pupuk urea sudah terlalu banyak, dan penghapusan ini bukan dari pemerintah Talaud, ” Pungkasnya.

Penetapa dari provinsi untuk pupuk urea sendiri ada 100 ton tapi karena sudah terlalu banyak jadi khusus wilayah lirung tidak ada pupuk area.

“Bukan dari pemerintah Talaud yang menghapus tapi itu mungkin sudah menjadi kebijakan dari pusat atau balitbang, ” Ungkapnya.

Untuk diketahui, harga pupuk eceran yang sekarang beredar di talaud, untuk Urea Rp. 2250 per kg, SP36 Rp. 2400 per kg, ZA Rp. 1700 per kg, NPK Rp. 2300 per kg, formula khusus Rp. 2300 per kg, organik granur Rp. 800 per kg, organik cair Rp. 20.000 per liter. (Wem)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60