Awal 2022, DBD Meningkat di Talaud

banner 468x60

JURNALSWARA, Talaud – Diawal Tahun 2022 Kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Kepulauan Talaud meningkat cukup siknifikan.

Demam berdarah dengue atau DBD merupakan penyakit mudah menular yang berasal dari gigitan nyamuk aedes aegypti dan aedes albopictus. Penyakit ini disebabkan oleh salah satu dari empat virus dengue.

Berdasarkan data yang dihimpun dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Talaud, jumlah kasus di bulan Januari 2022 tercatat 23 kasus, 1 di antaranya meninggal dunia.

Adapun wilayah tersebut yakni, di Kecamatan Melonguane 13 Kasus, Rainis 3 Kasus, Damau 1 Kasus, Tabang 3 Kasus dan Rainis 3 Kasus (1 Meninggal ).

Terkait hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Talaud dalam hal ini Dinas Kesehatan melalui Kabid P2P Maretnowadi Anaada mengatakan, pihaknya sudah melakukan Fogging di beberapa desa yang memiliki kasus DBD.

“kami melakukan Fogging tiga desa, yakni Desa Rainis, Perangen dan Batupenga, Desa Tabang dan Melonguane serta Beo,” terang Anaada.

Ia juga mengingatkan agar warga untuk senantiasa menjaga kebersihan lingkungan dengan menerapkan 3 M Menguras, Menutup dan Mengubur.

” Gerakan 3M merupakan cara ampuh untuk menekan angka penyebaran penyakit DBD (Demam Berdarah Dengue),” pungkasnya

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60