Khais Studio Makeup Artist, Dari Hobi, Kini Jadi Profesi

banner 468x60

JURNALSWARA, Tutuyan – Khaisman Makalunsenge yang biasa disapa Khais, salah satu pengusaha fashion show khususnya di bidang MakeUp Artist, menceritakan pengalamannya.

Sejak kecil, Khais sudah memperlihatkan bakatnya dalam melukisnya, itu karena alasannya senang dengan yang indah-indah.

Bacaan Lainnya
banner 300250

“Dari Hobi itu, saya coba mengikuti iven-iven modeling di Manado, yang kebetulan juga aku punya teman yang hobinya sama dengan saya,” ujar Khaiz

Khais secara pribadi sangat bersyukur dan tak pernah menyangka, dengan apa yang dia alami dengan bakat terpendamnya itu.

“Alhamdulillah, bakat terpendam itu bisa tersalur dan tidak terbayangkan bisa berprofesi sebagai MUA sekaligus perias pengantin serta punya salon sndiri,” ungkapnya.

Khais juga menceritakan beberapa pengalamannya sebelum menjadi seperti sekarang ini. Dia mengungkapkan bahwa dunia model pada waktu itu hanya sekadar hobi saja.

“Pada zaman itu memang dunia model hanya sebatas hobi saya. Karena dulunya saya masuk IBN yang pada akhirnya mentok, kemudian saya melanjutkan dengan mengikuti kursus komputer serta bahasa Inggris,” kenang Khais.

Khais juga mengaku pernah menjadi tenaga honorer di RSUP Kandouw Kala itu. Kurang lebih 10 tahun Khais mengabdi di Rumah Sakit kebanggaan masyarakat Sulawesi Utara itu.

“Saya 10 tahun menjadi honorer di RSUP Kandouw” ujar Khais.

Khais juga mengaku, punya kemauan besar untuk menjadi artis ibukota. Bermodalkan beberapa prestasi di dunia modeling, membuat tekad pria kelahiran Tombolikat 28 Juni 1979 itu makin kuat.

“Kebetulan aku sering juara dan pernah meraih fotogenik majalah North Star Award, unggulan majalah Aneka Yes, juara 3 putra putri matahari, juara 1 elite model di salah satu agency model di Sulut, dan finalis putra putri Kawanua 2004 dan masih banyak lagi prestasi model disalah satu agency ternama di Sulut.

Memang tekad saya untuk berkarir di Jakarta sangat besar, karena dulunya Sulut, mungkin sampai sekarang masih belum ada PH (Production House) yang dapat mengangkat model-model di Sulut.

Namun semua keinginan itu tak tercapai, karena tidak dapat dukungan orang tua. Hal itu disebabkan orang tua saya masih mendengar cerita-cerita negatif tentang dunia modeling di Jakarta, atau bisa dikatakan “Horor” waktu itu,” ungkap Khais.

Namun sekarang kehidupan dunia usaha Khais sudah semakin maju. Pelanggan usahanya sudah semakin banyak, pertanda prospek usahanya kian membaik dan terkenal.

“Alhamdulillah sekarang endingnya gak jauh-jauh dari hobi saya juga entertain. Dari hobi saya bisa menghasilkan uang seperti sekarang ini. Juga ada nilai plusnya, yakni profesi saya sebagai MUA menjadi juara ketiga dalam iven nasional tahun 2019 kemarin,” tutup Khais.(@ndri)

 

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60