Masih Dipengaruhi Miras,  Warga Kiama Tega Aniaya Istri Dengan Parang

Tersangka saat diamankan di polsek melònguane.
banner 468x60

JURNALSWARA, Melonguane – Kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga berujung penganiayaan dengan menggunakan senjata tajam terjadi di di Desa Kiama Maredaren, Kecamatan Melonguane Talaud,  Rabu (12/1).

Pelaku lelaki berinisial MM alias Nue (38) serta korban yang merupakan istrinya berinisial AM alias Nina (35).

Bacaan Lainnya
banner 300250

Akibat perlakuan suami yang masih dikuasai miras itu korban AM harus mendapatkan perawatan di RSUD Talaud karena leher bagian belakang robek.

Kapolsek Melonguane Ipda Glenn Ch. Damar membenarkan adanya kejadian tersebut.

Kondisi korban.

Glen menjelaskan, kronologis Kejadian yakni Pada hari Rabu (12/1)  sekira Pukul 07.00 Wita tersangka bangun langsung menuju meja makan untuk sarapan. Sementara sarapan, isterinya atau korban saat itu menegur tersangka dengan Kalimat “Ngana tadi malam ba Mabo, bangun langsung makan”.

“Mendengar kalimat  tersebut tersangka yang masih dalam pengaruh minuman keras langsung terlibat cekcok adu mulut dengan Korban, ” kata Kapolsek Melonguane.

Saat cekcok tersebut tersangka melihat sebilah parang yang berada di atas meja dan langsung mengambilnya kemudian menuju istrinya yang saat itu berada di bagian depan rumah tepatnya di bengkel kemudian menampar korban hingga jatuh. Saat korban jatuh tersangka langsung memegang kerah baju bagian belakang dan menghantam sebilah parang ke kepala bagian belakang dengan posisi parang bagian belakang parang/bagian yang tumpul dari parang. Kemudian Korban langsung melarikan diri.

“Saat ini korban sedang di rawat di RSUD Talaud Mala karena mengalami luka robek pada kepala bagian belakang,” ungkap Kapolsek Damar.

Untuk saat ini tersangka sudah diamankan personil dari Polsek Melonguane  bersama barang barang bukti dan menyerahkan ke Polres Kepulauan Talaud untuk proses hukum lebih lanjut. (wem)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60