Tangkal Konflik Antar Kelompok Terjadi, DW-PYR Turun Langsung Kampenye Perdamaian

banner 468x60

JURNALSWARA, Tompaso Baru–Guna menangkal konflik antar kelompok yang berujung pada tawuran antar kampung (Tarkam) kembali terjadi di Wilayah Tompaso Baru dan Maesaan. Bupati Minsel Frangky Donny Wongkar SH dan Wakil Bupati Petra Yanni Rembang Mth, turun langsung mengkampanyekan perdamaian di wilayah Tompaso Baru dan Maesaan, Jumat (7/1) lalu.

Dimana, merujuk pada hasil Rapat FORKOPIMDA Minsel yang di Pimpin oleh Bupati Minahasa selatan Franky Donny Wongkar, SH pada Rabu, (5/1) lalu bertempat di Ruang Rapat Bupati salah satu point bahasan yakni mengatasi Konflik yang terjadi di Kecamatan Tompaso Baru.

Bacaan Lainnya
banner 300250

Usai mengadakan rapat Bupati Franky Donny Wongkar, SH dan Wakil Bupati Pdt. Petra Yani Rembang,Mth selaku Pimpinan Daerah Kabupaten Minahasa Selatan serta Unsur Forkopimda Minahasa Selatan, diantaranya Kapolres Minsel, AKBP C. Bambang Harleyanto, SIK.; Dandim 1302 Minahasa Letkol Inf. Ircham Effendy; Kepala Kejaksaan Negeri Minahasa Selatan Budi Hartono, SH., M.Hum langsung Mengadakan Pertemuandan Dialog bersama dengan Masyarakat Kecamatan Tompaso Baru dan Kecamatan Maesaan terkait kejadian Perkelahian Antar Kelompok di Tompaso Baru.

Juga turut di hadiri Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Drs. B.V.J. Lumingkewas; Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan; Frangky T. Tangkere, SP., M.Si.; Kaban Kesbangpol Samuel Setho Slaat, ST.; Kasat Pol-PP & Kebakaran Henri Palit, SH.; Pdt. Reinly Mussu, S.Th, selaku Ketua BKSAUA Kec.Tompasobaru (yang memimpin doa bersama); Camat Maesaan, Jelly Nelwan, S.Pt.; Camat Tompaso Baru, Veldy Denny Keintjem, SH.; Kapolsek Tompaso Baru dan Maesaan, Iptu. Jefry Mailensun;Danramil Tompasobaru dan Maesaan, Letda Inf. Adri Kandowangko; serta Para Hukum Tua, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat.

Dalam dialog tersebut Bupati menghimbau kepada setiap warga masyarakat agar dapat lebih memahami setiap perannya masing-masing dalam menjaga keamanan, persatuan, kesatuan dan ketertiban umum, demi masa depan daerah yang lebih baik. “Sangat disesali perkelahian antar kelompok tersebut Jangan sampai kejadian seperti ini terulang lagi.

Seharusnya setiap orang, baik kelompok atau individu untuk saling menghargai antara satu dengan yang lain, jangan menimbulkan polemik, tetap saling bertoleransi, karena torang samua basudara, torang samua ciptaan Tuhan,” ujar FDW sapaan akrab Bupati Minsel ini.

Dirinya juga mengharapkan keterlibatan serta peran aktif para tokoh-tokoh Agama, para Pemerintah setempat, baik itu para Camat dan Hukum Tua untuk bersama-sama memberikan perhatian lebih terhadap aspek keamanan dan ketertiban wilayah tempat tinggal masing-masing.

“Stop jo baku beking masalah, mari torang jaga dan pelihara tu kedamaian, sama-sama torang baku topang kong baku kerjasama beking bagus tu daerah, demi torang pe anak cucu kelak, demi kebaikan dan kemajuan daerah torang, dan demi masa depan torang samua,” pinta Bupati.(Serma)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60