Kerjasama Komisi V DPR RI, BMKG Gelar Sekolah Lapang Cuaca Bagi Nelayan di Manado

banner 468x60

JURNALSWARA, Manado – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menggelar Sekolah Lapang Cuaca Nelayan (SLCN) di restoran Big Fish Manado, Kamis (21/10/2021). Tema yang diusung pada kegiatan SLCN tahun ini adalah Nelayan aman di Lao deng dorang pe hasil ka lao tambah nae lantaran tau info cuaca dari BMKG.

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada Penyuluh, Petugas Dinas dan Ketua Kelompok Nelayan dalam memahami informasi iklim dan Cuaca yang dikeluarkan oleh BMKG.

Bacaan Lainnya
banner 300250

Dalam kesempatan itu, hadir Anggota Komisi V DPR RI, H. Herson Mayulu, S,IP, Deputi Meteorologi BMKG Guswanto, M.Si, swcara virtual, Kepala Pusat Meteorologi Maritim BMKG Eko Prasetyo, M.T, Kepala BMKG Maritim Bitung Andi Cahyadi, SE, S,Si, M,Si, Gubernur Provinsi Sulawesi Utara Olly Dondokambey SE, serta Walikota Manado Andrei Angouw.

Turut hadir pula dan beberapa kepala dinas dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Sulut, diantaranya Kepala Dinas Perikanan, kota Manado, Kepala BPPD dan Kepala Basarnas, serta 100 peserta SLCN.

Gubernur Provinsi Sulawesi Utara, Olly Dondokambey dalam sambutannya
Mengucapkan terima kasih kepada anggota Komisi V DPR RI telah mendorong kegiatan ini bisa berdampak positif bagi masyarakat khususnya nelayan di Sulut.

” Saya berharap setelah pelatihan ini selesai, tidak hanya sampai disini saja, namun dapat melakukan hal-hal positif dalam menginformasikan terkait dengan situasi dan kondisi alam yang terupdate secara digital kepada masyarakat umum yang khususnya masyarakat nelayan.

Hal ini harus dipahami oleh para nelayan, karena iklim memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung budidaya perikanan, termasuk kegiatan nelayan laut dalam aktivitasnya menangkap ikan,”

Dalam pembukaan Sekolah Lapang Cuaca Nelayan ini, Kepala Deputi Bidang Meteorologi BMKG Guswanto mengungkapkan bahwa program ini bisa terselenggara di Kota Manado berkat dukungan dan support anggota Komisi V DPR RI Hi Herson Mayulu.

“Terima kasih untuk Pak Herson yang telah mendorong dan mendukung sehingga kegiatan ini bisa diselenggarakan di Kota Manado,” ujar Guswanto.

Apalagi, lanjutnya, pemilihan lokasi kegiatan tidak dilakukan secara sembarangan. “Lokasi kegiatannya memiliki kriteria yang harus dipenuhi,” terangnya.

Guswanto juga menjelaskan bahwa program ini sebenarnya sudah dilaksanakan sejak tahun 2016 lalu. Hingga saat ini, kegiatan ini sudah terselenggara di 90 lokasi.

“Sulawesi Utara, termasuk Manado, masuk daerah rawan pada Oktober hingga Januari. Cuaca ekstrem juga sangat mempengaruhi banyak sektor,” katanya.

Dia menambahkan, BMKG terus mendorong upaya menyelamatkan nelayan dari kemungkinan yang tak diinginkan.

“Saat ini punya aplikasi yang bisa dimanfaatkan nelayan, sehingga nelayan bisa pergi dengan selamat, pulang juga selamat,” ungkapnya.

Senada, Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Bitung Andi Cahyadi mengungkapkan, kegiatan ini untuk mengurangi kerugian atas dampak kondisi cuaca yang ada.

“Saat ini punya aplikasi yang bisa dimanfaatkan nelayan, sehingga nelayan bisa pergi dengan selamat, pulang juga selamat,” ungkapnya.

Senada, Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Bitung Andi Cahyadi mengungkapkan, kegiatan ini untuk mengurangi kerugian atas dampak kondisi cuaca yang ada.

Pada kesempatan itu, Anggota Komisi V DPR RI, H.Herson Mayulu, S,IP, dalam sambutannya secara virtual menyampaikan BMKG merupakan salah satu badan mitra kerja Komisi V DPR RI yang strategis sebab memiliki program dalam menunjang program pembangunan pemerintah.

program ini sebenarnya akan dilaksanakan pada Agustus lalu. “Namun beberapa kendala membuatnya harus diundur dan dilaksanakan sekarang ini,” bebernya.

Dia juga menyebutkan, BMKG sebenarnya telah menyelenggarakan sekolah lapang sebanyak tiga kali di Sulawesi Utara. Yakni Sekolah Lapang Geofisika di Minahasa Utara, Sekolah Lapang Iklim Petani di Bolmong, dan Sekolah Lapang Cuaca di Manado.

“Sekolah Lapang Cuaca adalah program BMKG. Terima kasih kepada BMKG. Semoga makin banyak yang bisa mengakses secara mudah informasi cuaca,” ujarnya.

Adapun Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey berharap peserta bisa mengikuti kegiatan ini dengan baik, sehingga informasi terkini cuaca di Sulawesi Utara bisa dimanfaatkan.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi semua sektor, bukan hanya nelayan. Kerja sama ini semoga bisa membawa dampak positif bagi masyarakat, khususnya nelayan,” pungkasnya.

Sekadar informasi, Sekolah Lapang Cuaca Manado diikuti sejumlah komponen, seperti kelompok nelayan dan ORARI.

“Kelompok nelayan yang mengikuti kegiatan ini semuanya adalah binaan Pak Hi Herson Mayulu,” jelas Tenaga Ahli Anggota DPR RI Hi Herson Mayulu, Yudistira Nusrin.(*/@ji)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60