Buntut Sengketa Tanah Di Ranoiapo, Durant Cs Praperadilan Polres Minsel

banner 468x60

JURNALSWARA, Amurang – Meski sudah ada putusan Makamah Agung terkait dengan kepemilikan tanah di Ranoiapo lingkungan 15, namun karena memiliki bukti yang sah secara administrasi. Pihak Pelapor dugaan pemalsuan Dokumen yang kasusnya telah di hentikan lewat Surat Penetapan Penghentian Penyidikan (SP3) dari Polres Minsel, tak terima laporannya di SP3 oleh Penyidik Polres Minsel.

Pihak pelapor yakni Yan Durant dan kawan-kawan bersiap melakukan praperadilan kepada Polres Minsel dalam waktu dekat ini.

Bacaan Lainnya
banner 300250

Para pelapor yakni Yan Durant, Sultje Wahani, Yanni Wowor, Merry longdong, Silvi londong, Treis Rompis kepada media ini mengatakan, bahwa pihaknya tak akan berhenti untuk mencari keadilan terhadap tanah dan bangunan yang dirinya bersama orang tua dan leluhur tinggal ratusan tahun.

“Kami meyakini dengan bukti surat kepemilihan tanah yang sah, kami bisa mendapat keadilan. Meski sudah ada putusan MA, kami akan melakukan praperadilan kepada Polres Minsel karena telah menghentikan laporan kami terkait dugaan pemalsuan dokumen,” ujar Yan Durant yang mewakili dari beberapa pelapor, Senin (18/10) tadi.

Terkait dengan praperadilan pihaknya kepada Polres Minsel, lanjut Durant. Pihaknya, sangat yakin hasil laboraturium forensik cabang Makasar, serta bukti-bukti lainnya pihaknya bisa mendapat keadilan.

“Lab Forensik Makasar mengatakan dalam surat tersebut tandatangan surat keterangan hak milik atas nama Junus Sariowan adalah tandangan karangan atau Spurious Signature,” Ungkapnya.

Lebih lanjut diungkapnya, laporan dugaan pemalsuan tandangan yang mereka laporkan pihaknya di SP3 oleh penyidik Polres MInsel. Menariknya, hasil Laboratutium Forensik Makasar tidak diproses sehingga pihaknya sangat keberatan.

“Kenapa penyidik meminta kami untuk melakukan pemeriksaan Lab Forensik Makasar, sehingga kami telah mengeluarkan biaya yang tidak sedikit, namun pada kenyaaannya hasil Lab dari Makasar tidak berguna,” sesal Durant.

Untuk diketahui, laporan dugaan pemalsuan dokumen yang dilaporan Durant Cs pada tanggal 5 Agustus 2017 silam kepada Benny Kereh Cs dihentikan lewat surat SP3 yang dikeluarkan Polres MInsel tertanggal 11 Oktober 2021 belum lama ini.(esem)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60