Alat Mesin Pertanian 5 Desa di Boltim Ditarik, Ada Apa?

banner 468x60

JURNALSWARA, Tutuyan – Alat Mesin Pertanian (Alsintan) di sejumlah kecamatan, ditertibkan Dinas Pertanian Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim). Pembenahan manajemen dan optimalisasi penggunaan, jadi alasan ditariknya Alsintan itu.

Hal ini dikatakan Kepala Dinas (Kadis) Pertanian, Mat Sunardi, saat disambangi di ruang kerjanya, Selasa (5/10/2021).

Bacaan Lainnya
banner 300250

“Itukan bantuan dari pemerintah pusat. Selanjutnya, setelah berjalannya waktu, masih banyak hal-hal yang kita benahi terkait pembenahan manajemen maupun optimalisasi penggunaannya.

Yang jadi kewenangan dinas, Alsintan T4 kita kumpul di kabupaten. Nanti selanjutnya untuk penggunaannya, kita umumkan dalam peraturan bupati. Untuk sementara ditarik nanti kalau dibutuhkan, mereka (petani, red) harus bermohon,” kata Mat Sunardi kepada sejumlah pewarta.

Mantan Kadis Perikanan Boltm ini menyebutkan, pemerintah daerah  mengaharapkan agar setiap bantuan yang diberikan, dimanfaatkan dengan baik untuk kepentingan masyarakat.

“Pak Bupati berharap, bahwa bantuan-bantuan dari pemerintah itu dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk kepentingan masyarakat. Harusnya yang namanya alat, harus dioptimalkan penggunaannya.

Ada riak-riak pasti. Tapi yakinlah niat kami dan teman-teman dinas itu untuk kebaikan. Yang kita fokus itu ada empat traktor,” ungkapnya.

“Jadi harus bermohon ke sini (Dinas Pertanian, red) alat keluar kita masih kendalikan lagi. Abis kerja balik lagi,” sambungnya.

Lebih lanjut mantan Kabag Pembangunan ini mengatakan bahwa sebelumnya Alsintan diserahkan di Unit Pengelola Jasa Alsintan (UPJA) Setelah dievaluasi ternyata banyak yang rusak sehingga dilakukan penertiban.

“Dulu diserahkan di UPJA. (Unit Pengelola Jasa Alsintan), setelah dievaluasi tetnyata ada laporan rusak dan sebagainya, jadi kami kendalikan. Tapi kita akan lakukan juga apakah polanya kita serahkan di UPJA Kecamatan, jadi barang masuk keluar itu dekat,” tutur Mat Sunardi.

“Intinya itu. Tidak ada niat melakukan prontal. Tapi niat saya baik. Jadi kalau petani mau pakai harus bermohon.
Dengan bermohon kita tertib.

Dimana lokasimu, berapa hari, oh ternyata tiga hari nda selesai, supaya orang yang antri kita bisa atur. Kan semuanya pingin pake, dan biayanya murah. Yang kita ambil hanya biaya perawatan,” tukasnya.

Diketahui Alsintan yang ditarik ke kabupaten, dari Desa Nuangan, Mooat, Motongkad, Tutuyan, dan dari Modayag. (Andry)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60