Ini Sanksi Yang Akan Diberikan Dirut PD Pasar Bagi Oknum yang Lakukan Pungli dan Suap

Sambutan Dirut PD pasar pada acara pakta integritas.
banner 468x60

JURNALSWARA, Manado – Istilah pungli (pungutan liar) cukup populer belakangan ini. Banyak pihak yang sudah mulai menyadari betapa buruk dan merusaknya perilaku pungli.

Pungli dalam pelayanan publik sadar atau tidak telah banyak kita saksikan. Namun dalam hal pemberantasan pungli, tak bisa dipungkiri bahwa pemerintah pun cukup kewalahan.

Bacaan Lainnya
banner 300250

Bahkan keberadaan Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar pun belum cukup efektif dalam artian masih dirasa kurang memberikan dampak yang signifikan dalam pemberantasan pungli.

Untuk mengatasi masalah pungli ini, Perusahaan Daerah (PD) pasar Kota Manado berupaya agar perbuatan yang merugikan tersebut tidak akan ada lagi di lingkungan kerja PD pasar.

Direktut Utama PD Pasar Kota Manado, dr Roland Roeroe dengan tegas mengatakan bahwa tidak akan ada lagi pungli di perusahaan yang dia pimpin itu.

“PD Pasar memberikan jaminan kenyamanan berusaha dan investasi yang positif bagi para pedagang, dan demi kemajuan PD Pasar yang bebas pungli, oleh sebab itu, istilah pungli tak akan ada lagi di PD Pasar,” ujarnya pada acara Penandatanganan Pakta Integritas “No Pungli” , Di Shopping Centre, Lantai 2, Jumat, (3/9/2021) siang tadi.

Tentunya jika pungli di PD pasar masih ada, Dirut Roland akan memberikan sanksi yang berat bagi oknumnya.

“Akan ada sanksi berat bagi oknum yang melakukan pungli. Mulai dari pemecetan dengan tidak hormat, tanpa pesangon, juga akan di bawa ke ranah hukum.

Tidak terkecuali pegawai, direksi, bahkan pedagang yang terlibat praktek pungli atau suap, akan kami giring ke ranah hukum, dan tentunya akan melalui proses klarifikasi dari yang bersangkutan, supaya tidak ada kesan dikriminalisasi dan politisasi, kemudian akan dievaluasi oleh Satuan Pengawas Internal yang ada di PD pasar,” tutup Dirut Roland.(v@n)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60