Pengoperasian Mobil PCR, Sualang: Kita Akan Cari Opsi Terbaik

banner 468x60

JURNALSWARA, Manado – Wakil Walikota Manado, dr Richard Sualang didampingi Sekertaris Daerah Kota Manado Micler CS Lakat SH, memimpin rapat koordinasi dan konsultasi perihal kelanjutan penggunaan mobil lab PCR, bersama BPKP perwakilan Provinsi Sulawesi Utara, Inspektorat, Kepala BKAD, Dinas Kesehatan Kota Manado.

Dalam pertemuan yang digelar di Ruang Tolu Pemkot Manado, Senin (30/08/2021) itu, Wawali Sualang menegaskan, in adalah bentuk upaya peningkatan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat, dengan mencari opsi terbaik dalam pengoperasian Laboratorium Mobile PCR milik Pemkot Manado yang sebenarnya pernah dioperasikan.

Bacaan Lainnya
banner 300250

“Tujuan diadakan pertemuan ini untuk mencari opsi terbaik dan sesuai aturan, itu yang akan kita pakai untuk pengoperasian Lab PCR ini,” ujar Wawali Sualang.

Wawali Sualang saat memimpin Rakor, didampingi Sekertaris Daerah Kota Manado Micler CS Lakat SH, memimpin rapat koordinasi dan konsultasi perihal kelanjutan penggunaan mobil lab PCR, bersama BPKP perwakilan Provinsi Sulawesi Utara, Inspektorat, Kepala BKAD, Dinas Kesehatan Kota Manado

Wakil Walikota Richard Sualang pada kesempatan itu juga menyampaikan intinya agar secepatnya kendaraan tersebut bisa beroperasi lagi.

“Kita akan cari opsi – opsi yang terbaik untuk segera beroperasinya mobil PCR tersebut, agar masyarakat lebih mudah untuk melakukan PCR,” Ujarnya.

Wawali Sualang menambahkan, Pemkot juga akan memikirkan soal pengadaan Anterrom sebagai bagian yang tidak terpisah dari laboratorium PCR.

“Anteroom wajib ada agar supaya laboratorium PCR Pemkot Manado ini bisa mendapat sertifikasi yang otomatis akan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi warga Kota Manado,” ujar Wawali Sualang.

Memang pelayanan kesehatan untuk warga menjadi perhatian penting bagi Pemkot, oleh karena itu, laboratorium ini harus segera beroperasi agar memudahkan warga untuk mendapatkan pelayanan laboratorium PCR.

“Bisa saja Lab PCR ini disubsidi karena milik pemerintah, utamanya lab PCR bisa cepar beroperasi tanpa menyalahi aturan yang ada,” ujar Wawali.

Dalam kesempatan itu juga, Glend Siwu selaku Korwas Akuntanbilitas Pemerintah Daerah mengungkapkan, mengacu pada Permendagri Nomor 19 tahun 2016 tentang Pedoman Pengelolaan Barang Milik Daerah,
maka pengalihan status laboratorium PCR Mobile ke Laboratorium statis diperbolehkan.

“Tergantung usulan Dinas pengguna ke Walikota yang disertia kajian dan alasan penggunaan yang detail,” ujar Siwu.

Sementara itu, Joy Zeekeon selaku Kepala Dinas Kesehatan Kota Manado, mengatakan tahun ini ada aturan dari KemenKes yang melarang penggunaan laboratorium PCR Mobile.

“Kami akan melakukan kajian untuk memastikan laboratorium PCR di Kota Manado segera beroperasi,” tukas Zekeon.(*/v@n)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60