Sangadi Kotsel Seriusi Penanganan Penyebaran Covid-19

banner 468x60

JURNALSWARA,  Kotabunan –  Penanganan penyebaran Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) di Desa Kotabunan Selatan (Kotsel), terus diseriusi pemerintah. Meskipun kasus Covid-19 di desa tersebut terus menunjukkan tren positif, pemerintahan dibawah kepemimpinan Rengga Paputungan tetap melakukan langkah-langka antisipasi.

Salah satu bentuk antisipasi yang dilakukan adalah pemanfaatan posko di pintu masuk pasar. Dan untuk sementara akses jalan lainnya ditutup sementara.

Bacaan Lainnya
banner 300250

“Sesuai dengan hasil koordinasi dengan camat, untuk jalan di belakang Pasar Kotabunan, itu kami sekat dengan alasan supaya mengurangi mobilitas, supaya warga masyarakat yang masuk keluar tidak tahu alamatnya dari mana, kami bisa pantau dan kami bisa perintahkan untuk ikut aturan protokol kesehatan,” kata Paputungan, saat diwawancarai sejumlah pewarta, Sabtu (28/8/2021).

Menurut Paputungan, kegiatan tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut atas perintah pemerintah daerah, yang memerintahkan kepada camat dan sangadi untuk melaksanakan PPKM.

“Kemarin Pak Bupati sudah perintahkan ke camat dan beberapa  sangadi bahwa untuk kegiatan PPKM ini segera dilaksanakan karena mengingat bahwa Kecamatan Kotabunan sudah masuk tingkat resiko tinggi atau Zona Merah,” terang Paputungan.

“Penutupan jalan tersebut, belum tahu kalau berapa hari, karena kami juga menunggu petunjuk pimpinan. Jika didapati ada warga masyarakat yang tidak menggunakan masker, kami berikan sanksi sosial berupa push up, hormat bendera merah putih, kemudian kami suruh menyanyi lagu Indonesia Raya,” sambung Sangadi Kotabunan Selatan ini.

Ia berharap dalam menghadapi pandemi ini, masyarakat tetap sabar.

“Saya berharap kepada warga masyarakat untuk tetap sabar, karena dengan adanya Covid-19 ini, berbagai macam halangan yang terjadi,” pintanya.

Pria yang akrab disapa Papa Alam ini mengimbau , masyarakat harus sadar dengan protokol kesehatan, sebab kata dia, yang dilakukan Pemerintah Desa Kotabunan Selatan, adalah bentuk perhatian dan cintanya kepada warga masyarakat.

“Hal ini adalah bukti nyata bahwa kami Pemerintah Desa, Kabupaten, kemudian ada dari kepolisian, Ini bukti nyata bahwa kami sangat sayang. Jadi rakyat harus sadar, sayang itu keluarga, sayang torang pe diri, sayang pa warga masyarakat yang ada di sekitar torang,” pungkasnya. (Andry)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60