Catatan HUT ke-22 JFX: Tetaplah Menjadi Kebanggaan Indonesia

banner 468x60

Oleh:
Fajrin Haryanto

Hari ini Kamis (19/8/2021), Perusahaan kebanggaan Indonesia Jakarta Futures Exchange (JFX) atau biasa disebut Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) menjejakkan kakinya di usia 22 tahun. Tentunya di usianya yang ke-22 JFX sudah diperhadapkan dengan tantangan demi tantangan mulai dari yang ringan hingga yang terberat sekalipun.

Bacaan Lainnya
banner 300250

Berusia 22 tahun bukan hanya Anugerah untuk JFX, tetapi sekaligus ujian yang tak mudah untuk dilalui mengingat tantangan, beban hingga tanggung jawab semakin besar dalam membawa manfaat besar bagi komunitas bisnis dan sebagai sarana lindung nilai dalam sebuah perdagangan berjangka komoditi.

Komitmen JFX dalam memberikan solusi dan pelayanan terbaik bagi Industri Perdagangan Berjangka (PBK) memang sudah tak diragukan lagi. Di usia 22 tahun telah membuat JFX makin dewasa dalam segala hal menyangkut Industri Perdagangan Berjangka Komoditi.

Proses transformasi dan pendayagunaan teknologi informasi terkini dioptimalkan untuk merespon tuntutan pasar serta lingkungan bisnis yang dinamis, menjadikan JFX sebagai perusahaan yang penuh dengan komitmen dalam memberikan solusi dan pelayanan terbaik bagi Industri Perdagangan Berjangka.

Kemudian konsisten dalam melakukan inovasi, pengembangan produk, peningkatan kapasitas serta kompetensi seluruh fungsi dan lini organisasi, kemudian penyediaan infrastruktur perdagangan komoditi yang berskala internasional, belajar melakukan pelayanan, memenuhi kebutuhan pasar, menganalisa dan mengevaluasi apa yang perlu dilakukan di bursa untuk pertumbuhan ekonomi, pelaku usaha, dan tentunya bermanfaat bagi bangsa dan negara, menjadi kebanggan tersendiri bagi JFX yang kini telah masuk sebagai sistem penggerak transaksi perdagangan sektor komoditi di tingkat domestik dan global.

Rasa bangga itu pun tak lepas dari kerja keras seluruh jajaran direksi hingga karyawan yang bermarkas di Jalan MH Thamrin No.81 itu.
Dua tahun terakhir ini, Konsistensi JFX sebagai perusahaan yang memiliki segudang pengalaman diuji, ketika Indonesia di hantam Pandemi covid-19 yang hampir melumpuhkan seluruh aktivitas ekonomi duni.

Hampir sepanjang tahun 2020 hingga pertengahan tahun 2021 ini, bisnis retail, hotel hingga penerbangan mengalami penurunan pendapatan bahkan sampai di tutup karena tak ada pemasukan lagi. Harga-harga saham di bursa dilaporkan anjlok dan orang dibayangi kelesuan ekonomi.

Tak hanya sampai disitu, adanya penerapan protokol kesehatan (Prokes) dan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dirasa menjadi penghambat dalam berinvestasi.

Pemerintah Indonesia telah bereaksi terhadap kondisi ini sejak awal Maret 2020 lalu dengan himbauan untuk melakukan aktivitas dari rumah. Ini memaksa berbagai bisnis dan industri untuk beradaptasi, termasuk industri PBK (Perdagangan Berjangka Komoditi) dan bursa komoditi.

Namun, Rasa optimis hadir di tengah ketidakpastian dalam investasi dan perdagangan di dua tahun terakhir ini, berakibat harga komoditi bergejolak. Ada yang turun tajam, ada yang naik tajam.

Hal ini menjadi sebuah peluang besar bagi para Spekulator untuk memanfaatkan produk-produk berjangka di perusahaan mereka masing-masing.

Beberapa faktor seperti fluktuasi harga komoditas dan nilai tukar, serta adanya pergantian investasi dimana perdagangan berjangka bisa dijadikan primadona. Ini bisa di katakan kesempatan yang sangat baik Bagi para investor yang memang motivasinya adalah mencari keuntungan.

Maka berbagai cara dilakukan agar meningkatkan rasa percaya dan keinginan investasi yang mereka tanamkan bisa memberi hasil.

Direktur Utama JFX Stephanus Paulus Lumintang, mengatakan bahwa persoalan Pandemi Covid-19 tidak akan mengganggu terlalu jauh terhadap kinerja perdagangan berjangka komoditi.

Ditunjang dengan volatilitasnya harga komoditi, khususnya emas, sehingga menyebabkan terciptanya peluang untuk mendapatkan keuntungan lebih cepat dan terukur, tentunya dengan pertimbangan resiko atas instrumen investasi yang dipilih tersebut. Data perdagangan terlihat mengalami pertumbuhan yang sangat positif. Kemudian ada dukungan serta peran stakeholder.

Hal itu pun dibuktikan JFX dengan memantapkan posisi mereka di pertengahan tahun 2021 ini, JFX dengan sangat meyakinkan, berhasil meraih total volume transaksi mereka sebesar 5 juta lot.

Terhitung, hingga Agustus 2021. Pencapaian ini merupakan bukti bahwa kerja keras JFX dalam bentuk literasi, edukasi, dan sosialisasi sangat luar biasa berpengaruh di kalangan masyarakat. Dimana minat masyarakat untuk melakukan investasi ditengah masa pandemi justru meningkat.

“Peningkatan volume transaksi ini adalah trend positif. Para investor sudah semakin dewasa dalam berinvestasi, ditambah dengan sinergitas antara lembaga yang terkait. Dibalik pencapaian ini, tidak lepas dari peran pialang dan pedagang dan dukungan kebijakan dari Bappebti serta sinergitas antara JFX dan KBI juga sangat berperan aktif dalam melakukan edukasi dan sosialisasi ke stakeholders, pialang, investor/ para pelaku pasar yang semakin dewasa dalam berinvestasi, dunia kampus, dan masyarakat umum sehingga pencapaian ini dapat terwujud dan merupakan andil yang besar yang tidak dapat dipisahkan dalam peningkatan volume transaksi pada tahun 2021,” Ungkap Lumintang beberapa waktu lalu.

Pencapaian ini tentunya dipengaruhi karena adanya volatilitas harga komoditas di pasar global, khususnya gejolak harga emas yang masih mendominasi pencapaian JFX hingga saat ini.

Memasuki awal tahun 2021 kemarin, JFX sebagai Self Regulatory Organization (SRO), menetapkan tahun 2021 sebagai tahun “Perubahan dan Pengembangan”.
Pengembangan dan perbaikan akan dilakukan di semua lini organisasi, terutama di bidang sumber daya manusia (struktur organisasi dan etos kerja). Hal ini dilakukan demi efisiensi dan peningkatan produktivitas, serta menjadikan sumber daya yang siap berkiprah di era globalisasi.

Melalui perbaikan yang dilakukan baik secara internal maupun antar-lembaga, diharapkan perubahan ini berdampak positif bagi industri dan perusahaan baik dalam hal industrial positioning maupun dalam hal financial result.

Selain perubahan dan pengembangan yang terus diterapkan, JFX tetap berupaya untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi anggota bursa, mitra kerja, terutama bagi para investor dan calon investor.

Terutama dalam masa pandemi ini, meskipun adanya penerapan pelayanan terbatas, namun tidak mengurangi semangat JFX untuk tetap memberikan yang terbaik dengan mengikuti protokol kesehatan. Inilah alasannya mengapa JFX sebagai salah satu Bursa Berjangka yang tetap bersinar di tengah gelapnya situasi perekonomian di masa pandemi saat ini.

JFX sudah 22 tahun berdiri, tapi tujuan JFX tidak sekadar berdiri, tapi harus bertumbuh dan berkembang serta lebih tangguh lagi dari tahun-tahun kemarin. JFX bukan hanya bekerja untuk Indonesia, Tapi JFX juga harus seperti bursa-bursa di luar negeri bahwa bursa di luar negeri dipandang dunia tidak hanya di negara sendiri. JFX juga harus dipandang dunia. Tujuannya memajukan JFX tak hanya untuk JFX saja tapi untuk Indonesia. SELAMAT ULANG TAHUN JFX, TUHAN MEMBERKATI!!

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60