Polres Minut Berhasil Selamatkan Uang Negara

banner 468x60

JURNALSWARA, Minut – Sebanyak 451.200 batang rokok salah satu merk ternama disita Satres Narkoba Polres Minahasa Utara (Minut). Hal ini disebabkan karena peredaran barang tersebut melanggar hukum karena menggunakan pita cukai palsu.

Dalam Press Conference yang digelar Sabtu, (03/07/2021) pagi tadi, Wakapolres Minut Kompol Hans Karia Biri SSos, mengatakan pengungkapan kasus ini bermula dari operasi yang dilakukan oleh Satuan Narkoba Polres Minut, di jalan raya desa Dimembe tepatnya di depan Polsek Dimembe pada hari Senin, (28/06/2021) sekitar pukul 19.35 WITA.

Bacaan Lainnya
banner 300250
Konferesi pers Polres Minut bersama Bea Cukai.

Dari hasil penemuan itu, SatNarkoba Polres Minut berhasil menyita 1 buah mobil Pick Up Mitsubishi cold warna putih bernomor polisi DB 8042 LC yang berisi 47 karton rokok bermerk Gudang Baru, dan mengamankan 3 orang tersangka berinisial AA, HH, KT. Modus operandi yang dimainkan tiga tersangka tersebut ialah merubah nota pengiriman menjadi bahan kue.

Barang bukti yang diperlihatkan Polres Minut bersama Bea Cukai.

Setelah dilakukan introgasi, pelaku mengakui bahwa rokok yang dibelinya itu, berasal dari IW alias Iwan yang berada di Kabupaten Sidoarjo, Provinsi Jawa Timur, kemudian menurut pelaku rokok tersebut akan di bawa ke pelabuhan Bitung melalui jalur kapal laut, selanjutnya dibawa menggunakan mobil pickup menuju pelabuhan Manado, untuk dijual ke desa Lirung, Kabupaten Talaud kepada seorang berinisial AR, pada hari Rabu, (16/06/2021) menggunakan jalur laut.

Sample Barang bukti rokok yang berlabel pita cukai palsu.

Kemudian pada hari Sabtu, (19/06/2021) rokok berpita cukai palsu tersebut di tangkap petugas Bea Cukai Talaud Berinisal AB. Namun terjadi negosiasi melalui AA yang merupakan mantan pegawai Bea Cukai bersama AR dengan AB, sehingga rokok berpita cukai palsu itu tidak diamankan Bea Cukai Talaud.

Selanjutnya, rokok tersebut pada hari Sabtu (26/06/2021) dibawa kembali dari Talaud menuju pelabuhan Manado, dan akan dijual ke Filipina, melalui jalur laut perairan desa Likupang II, kecamatan Likupang Timur, Kabupaten Minahasa Utara.
Pada Akhirnya, Senin, (28/06/2021) Rokok tersebut tertangkap dan langsung diamankan SatNarkoba Polres Minut untuk diproses lebih lanjut.

Wakapolres Minut Kompol Hans Karia Biri SSos, juga mengatakan pihaknya akan melakukan pengembangan serta penyelidikan.

“Kami dari kepolisian sudah mengamankan tersangka serta barang bukti, nantinya kami akan melakukan pengembangan atas kasus ini.
Begitu penyelidikannya rampung, setelah itu akan kami serahkan ke Bea Cukai untuk melihat kembali keaslian dari pita cukai tersebut,” ungkap Wakapolres.

Pada kesempatan itu juga, Kepala Satuan Narkoba Polres Minut, Iptu Manuel Joli Bansaga, SH menambahkan, kasus pemalsuan pita cukai tersebut akan dilimpahkan ke pihak terkait.

“Kami akan melalukan penyelidikan lebih lanjut, kemudian Perkara ini akan kami serahkan ke bea cukai, dengan pertimbangan bahwa bea cukai adalah pihak yang terkait dalam kasus pemalsuan pita cukai ini,” ujar Joli.
Dari kasus ini, Polres Minut telah menyelamatkan kerugian uang negara sebesar Rp236 juta diluar PPN.

“Dari operasi yustisi, kami menduga yang dibawah tersangka ada miras, tapi setelah diselidiki ternyata rokok yang dikemas dalam berbagai jenis dos kemasan,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Bea Cukai Bitung, Agung RK yang turut hadir mengungkapkan, jika kasus ini akan diselidiki pihaknya. Sebab, motif pengiriman melalui kapal penumpang.

“Pengawasan pada kapal laut antar pulau memang masih lemah. Sebab kami tidak memiliki kewenangan dalam pengawasan penumpang. Untuk itu, dengan adanya masalah ini, akan kami bahas lagi dengan kementerian terkait baik perdagangan dan perhubungan,” tambah Agung saat didampingi Kepala Bea Cukai Manado M Anshar.(v@n)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60