Jelang Kroasia vs Spanyol: Menanti Magis Modric

banner 468x60

JURNALSWARA – Semua mata bakal tertuju ke Stadion Parken, Copenhagen, Senin (28/6) malam ini. Pertandingan babak 16 besar Euro 2020 sebentar nanti menyajikan Duel menarik antara Kroasia lawan Spanyol.

Sejatinya, kedua Timnas ini sedang memperlihatkan penampilan apik mereka ketika beraksi di laga terakhir babak penyisihan.

Bacaan Lainnya
banner 300250

Kala Kroasia secara meyakinkan mengalahkan Skotlandia 3-1. Sementara Tim Matador Spanyol yang berhasil lolos dengan kemenangan telak mereka atas Slovakia 5-0.

Jika melihat rekor pertemuan kedua timnas ini, Bisa dibilang sulit diprediksi. Dari delapan pertemuan di semua ajang, Spanyol mengantongi 4 kemenangan, sedangkan Kroasia meraih 3 kemenangan, serta satu hasil imbang.

Terakhir Kroasia dan Spanyol bentrok, di babak penyisihan grup Euro 2016. Kala itu Kroasia berhasil mengalahkan Spanyol dengan skor 2-1.

Gol Nikola Kalinic dan Ivan Perisic menjadi penentu kemenangan, setelah sempat kebobolan lebih dulu lewat gol cepat Alvaro Morata.

Kemenangan pertama pun diraih Kroasia atas Spanyol setelah empat pertemuan tanpa kemenangan.

Jelang duel di Euro 2020 ini, ada dua skenario yang bakal terjadi dalam laga Kroasis vs Spanyol di Euro Kali ini. Skenario pertama yaitu jika lini tengah Spanyol diisi oleh Sergio Busquets.

Kehadiran gelandang Barcelona di lini tengah Spanyol itu, diyakini mampu membuat para pemain Kroasia kelelahan mengejar bola. Apalagi Busquets kini telah kbali dalam performa terbaiknya.

Ketika Bisquets masuk, permainan La Furia Roja sudah kembali ke jalur yang benar. Setelah minim kreativitas di dua laga awal.

Kita melihat betapa pengaruhnya Busquets mengatur irama permainan Spanyol sehingga para pemain Slovakia dibuat kelelahan mengejar bola dengan penguasaan bola mencapai 62 persen.

Luca Modric bakal kembali bertemu Sergio Busquets di lini tengah.

Kondisi serupa bisa saja terjadi pada Kroasia saat melawan Spanyol, jika Luca Modric tidak menunjukkan magisnya sebagai jendral lapangan tengah Kroasia.
Posisi Modric di laga ini akan sangat menentukan bagi Kroasia untuk membuat jalannya pertandingan berjalan sesuai skenario kedua. Skenario yang bisa membuat Kroasia meraih kemenangan.

Sentral permainan Kroasia ada di Tangan modric. Pengalamannya bermain di La Liga bersama klub Raksasa Real Madrid menjadi keuntungan sendiri bagi Kroasia.

Menjaga ritme bermain di antara lini tengah dan belakang, bakal menjadi tugas yang amat berat bagi Modric. Pastinya nasib Kroasia ada di tangan gelandang 35 tahun itu.

Sementara itu, tugas berat juga akan dilakoni Mateo Kovacic dan Marcelo Brozovic.
Kedua gelandang itu akan di plot sebagai pemutus aliran bola Spanyol sekaligus penyuplai bola ke Modric, kemudian membiarkan mantan pemain Tottenham Hotspur itu mengeluarkan magisnya.

Kemudian di sayap kiri, Kroasia nampaknya akan melakukan sedikit perubahan, karena Ivan Perisic, yang absen karena positif Covid-19. Posisi Perisic akan bakal diisi oleh Ante Rebic. Sementara Nikola Vlasic akan diplot di sayap kanan.

Kroasia diprediksi akan lebih banyak memanfaatkan kedua sisi lapangan. Modric harus jeli melihat pergerakan Rebic dan Vlasic yang bertugas melayani Bruno Petkovic sebagai penyerang tengah.

Sebagai gelandang dengan akurasi umpan terbaik di Euro 2020, yakni 91 persen dari tiga laga, kualitas Modric memang sudah tidak diragukan lagi.

Selain menciptakan peluang, Pemain Terbaik Dunia versi FIFA di tahun 2018 itu juga bahaya ketika berada di depan gawang lawan. Itu dibuktikannya dengan mencetak gol indah saat Kroasia mengalahkan Skotlandia di babak penyisihan grup.

Demikian juga jika Magis Modric tak muncul, bisa jadi Kroasia justru akan jadi bulan-bulanan Tim Matador.(v@n)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60