Markis Kido Wafat, Sesmenpora: Kemungkinan Jantung

banner 468x60

JURNALSWARA – Mantan pebulutangkis Indonesia Markis Kido tutup usia. Tandem Hendra Setiawan di nomor ganda putra itu dikabarkan sempat kolaps di lapangan.

Lewat media sosialnya, PBSI mengumumkan wafatnya Markis Kido, Senin (14/6/2021) malam WIB. Belum dapat dipastikan apa penyebab meninggalnya peraih medali emas Olimpiade Beijing 2008 itu. Namun dugaan wafatnya Markis adalah masalah jantung.

Bacaan Lainnya
banner 300250

Gatot S Dewa Broto selaku Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga (Sesmenpora) mengungkapkan Markis jatuh saat bermain bulutangkis.

“Benar, dari info yang saya dapat demikian, jatuh saat main bulu tangkis, kemungkinan jantung,” ungkapnya.

“Saya kaget mendengarnya, karena usianya relatif masih muda,” imbuh Gatot.

Nama Markis Kido melambung di dunia bulutangkis ketika memenangi sejumlah kompetisi bersama rekannya Hendra Setiawan.

Mantan pebulutangkis Indonesia, Markis Kido, meninggal dunia. Aksinya bersama Hendra Setiawan saat harumkan nama bangsa di Olimpiade 2008 akan selalu dikenang. Peraih emas Olimpiade 2008 Beijing Markis Kido (kanan) meninggal dunia.

Kompetisi itu di antaranya BWF World Championships 2007, Asian Badminton Championships 2005 dan 2009, SEA Games (2005, 2007, 2009), Asian Games 2010, dan yang sangat berkesan adalah ketika menjuarai Olimpiade Beijing 2008 dengan mengalahkan Cai Yun/Fu Haifeng di final.

Gatot mengenang dimana Markis saat diminta untuk menyemangati para pebulutangkis muda.

“Sosoknya inspiratif. Terakhir kami meminta almarhum untuk berbagi pengalaman, untuk memberi inspirasi ke SKO Ragunan (sekarang bernama SKO Cibubur) bareng Susy Susanti sebelum pandemi. Dan banyak yang apresiasi dengan kedatangannya,” kata Gatot.(nicv)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60