Penyebab Christian Eriksen Kolaps dan Kondisinya Terkini

banner 468x60

JURNALSWARA– Momen kolapsnya Christian Eriksen saat laga Denmark vs Finlandia di Stadion Parken, Copenhagen, Denmark, Sabtu (12/6/2021) malam. Laga pun sempat ditangguhkan usai kolapsnya gelandang serang Inter Milan tersebut.

Secara tiba-tiba, Eriksen terjatuh tepat di tepi lapangan usai menggiring bola. Banyak yang menduga dia hanya tersandung.

Bacaan Lainnya
banner 300250

Namun, pemain Timnas Finlandia dan Denmark yang berada dekat dengannya menyadari bahwa ada yang aneh dengan terjatuhnya Eriksen.

Anthony Taylor, sang wasit dari Inggris yang memimpin laga serta sebagian pemain Denmark dan Finlandia, berdatangan dan bergegas melambaikan tangan meminta tim medis masuk lapangan.

Salah satu orang yang langsung memberikan pertolongan pertama kepada Eriksen adalah
Kapten Timnas Denmark, Simon Kjaer.
Bahkan Kjaer sempat melakukan CPR pada Eriksen sebelum tim medis datang.

Sebagai bentuk empati, sorotan kamera televisi tak lagi diarahkan pada tim medis yang sedang menangani Christian Eriksen. Ekspresi sedih, kaget, dan perihatin, nampak terekspos kamera TV di seluruh penjuru lapangan.

Selama perawatan Eriksen di pinggir lapangan, para pemain Denmark berdiri membentuk perisai, mengelilingi gelandang berusia 29 tahun tersebut.

Butuh waktu beberapa lama sampai akhirnya Christian Eriksen dibawa keluar lapangan dengan memakai tandu untuk mendapat perawatan lanjutan. Saat itu UEFA memutuskan laga ini untuk ditunda karena situasi darurat, sampai pemberitahuan lebih lanjut.

“Pertandingan UEFA EURO 2020 di Kopenhagen ditunda karena keadaan darurat medis,” demikian bunyi pernyataan resmi dari UEFA.

Kondisi Christian Eriksen berangur membaik. Saat ditandu keluar lapangan, ia pun terlihat sudah membuka mata sembari memegangi kepala. Ia memakai alat bantu oksigen.

Sky melaporkan, saat itu suporter Finlandia dan Denmark di Stadion Parken kompak ikut memberi semangat buat si pesepakbola dengan cara mereka: suporter Finlandia menyanyikan “Christian”, disambut “Eriksen” oleh fans Denmark. Rivalitas sepakbola sejenak ditepikan untuk alasan kemanusiaan.

Setelah mendapatkan perawatan medis lebih lanjut, Eriksen mulai dalam kondisi stabil. Sejumlah laporan juga menyatakan Eriksen saat ini sadar dan bisa berbicara. UEFA mengonfirmasi hal itu, sembari menambahkan bahwa pesepakbola itu masih perlu pemeriksaan dan observasi lebih lanjut di rumah sakit.

Kabar baik mengenai kondisi Eriksen ini lantas bikin kedua tim bersepakat untuk melanjutkan pertandingan. Denmark vs Finlandia berakhir 0-1. Finlandia meraih kemenangan berkat gol Joel Pohjanpalo pada menit ke-59.

Itu merupakan kemenangan perdana Finlandia di sebuah turnamen utama seperti Euro 2020. Tapi Pohjanpalo yang menjadi pahlawan kemenangan Finlandia memilih untuk tak merayakan golnya sebagai bentuk empati ke Christian Eriksen.

Kondisi Christian Eriksen memang sudah membaik. Tapi setelah sempat kolaps mendadak dan tidak sadarkan diri, sehingga dapat perawatan di atas lapangan selama sekitar 10 menit, ia diyakini bakal sulit melanjutkan karier sepakbola.

Hal itu dikatakan oleh Profesor Kardiologi Spesialis Olahraga London’s St George’s University, Sanjay Sharma. Sangat berisiko jika Eriksen bermain lagi setelah sempat hilang kesadaran seperti itu.

Christian Eriksen saat digotong ke luar lapangan pertandingan

“Kabar baiknya adalah dia masih hidup. Kabar buruknya adalah dia akan segera mengakhiri kariernya. Jadi apakah dia akan tetap bisa bermain di pertandingan sepak bola profesional lainnya, saya tidak bisa mengatakan. Di Inggris dia tidak akan bermain. Kami akan sangat ketat tentang hal itu,” katanya.(nicv/dts)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60